Ketika kehidupan seolah semakin serba sulit, menghimpitmu dengan tekanan dari berbagai sisi, melahirkan duka dan sakit yang terus beregenerasi...
Beristighfarlah...,
mungkin penyebabnya adalah tumpukan noda dosa yang hendak Dia bersihkan."Cobaan senantiasa menimpa seorang mukmin laki-laki dan perempuan, baik pada dirinya dan anaknya serta hartanya sehingga ia bertemu Allah tanpa membawa dosa." (HR. At-Tirmidzi).
Berdzikirlah...,
mungkin selama ini hati masih jauh dari mengingatNya.
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah, ingatlah hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram." (Ar-Ra'd: 28).
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah, ingatlah hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram." (Ar-Ra'd: 28).
Beristirja'lah...,
kembalikan segala urusan yang tak pernah bisa kita kendalikan, pada Dzat yang Maha Mengatur Segala sesuatu.
"Jika Allah menimpakan kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya, kecuali Dia sendiri. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu." (Al-An'am: 17).
"Jika Allah menimpakan kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya, kecuali Dia sendiri. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu." (Al-An'am: 17).






